Berikut Sejarah Singkat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Umat muslim di dunia hari ini merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, Rasullah SAW lahir pada hari Senin, tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah. Bertepatan pada 20 April 571 Masehi.

Editor: La Ode Ali

TAKAWANEWS.COM, - Umat muslim di dunia hari ini merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, Rasullah SAW lahir pada hari Senin, tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah. Bertepatan pada 20 April 571 Masehi.

Saat itu, Nabi Muhammad SAW lahir di Makkah tanpa ayah, karena ayahnya yaitu Abdullah sudah wafat. Beberapa tahun setelah dirawat dengan ibunya, Aminah, Nabi Muhammad SAW kemudian dibesarkan oleh kakeknya yaitu Abdul Muthalib.

Ibunya meninggal sata Muhammad berusia 6 tahun. Nabi Muhammad lahir saat tahun Gajah, dikutip dari buku "Di Balik 7 Hari Besar Islam" karya Muhammad Sholikhin disebutkan jika perayaan maulid Nabi bermula dari kekalahan umat Islam dalam perang Salib pada abad k3-13.

Oleh karena itu, Sultan Turki Utsmani, Shalahuddin al-Ayyubi mencari cara bagaimana membangkitkan semangat jihad di kalangan umat muslim.

Diperoleh suatu cara yakni, mereka harus diingatkan kembali dengan tauladan semangat kejuangan Rasullah menegakan kalimat Allah. Maka diadakanlah sayembara penulisa kitab (buku) tentang sejarah hidup Rasullah.

Dari situ, dilihat darimana yang paling bagus dan memberi pengaruh psikis kuat pada masyarakat itulah yang dianggap sebagai pemenangnya. Setelah diseleksi, ternyata kitab sirah Nabi yang paling memikat hati umat Islam kala itu.

Selain itu, sirah tersebut juga mampu membangkitkan semangat kejuangan umat islama dalah kitab Maulid Syarif al-Anam, karya Syaikh Idris Al-Barzanji. Hasilnya semangat jihad kembali muncul secara mengagumkan, dan umat Islam menang kembali membela hak agamanya, termasuk memasukan kembali Yerusalem ke dalam pangkuan kaum muslimin.

Rasullah Muhammad SAW lahir di tengah masyarakat yang berada di puncak kebodohan nalar dan religiusitas, sehingga disebut era jahiliyyah (kebodohan), di mana kehadiran Nabi adalah untuk membawa pencerahan kembali (aufklarung atau renaissance) bagi kemanusiaan universal.

Artikel ini telah tayang di rri.co.id dengan judul "Sejarah Singkat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW".

Baca Juga

Artikel Terbaru