Bupati Buton Paparkan Rencana Pembangunan Pelabuhan Apung Dihadapan Direktur Kepelabuhanan di Jakarta

Buton Terkini - BUTON, - Upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Buton, Sulawesi Tenggara untuk terus melakukan pembangunan di wilayah yang dikenal sebagai penghasil aspal ini patut diajungi jempol.

Editor: La Ode Ali

BUTON, - Upaya Pemerintah Daerah (Pemda)  Buton, Sulawesi Tenggara untuk terus melakukan pembangunan di wilayah yang dikenal sebagai penghasil aspal ini patut diajungi jempol.

Bagaimana tidak, La Bakry selaku Bupati Buton terus melakukan koordinasi terkait rencana pembangunan di wilayah Kabupaten Buton.

Seperti yang dilakukan hari ini, Jumat (28/8/2020). La Bakry memberikan pemaparan dihadapan Direktur Kepelabuhanan Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan RI, Subagiyo.

Kali ini Bupati Buton memaparkan rencana pembangunan pelabuhan apung (Floating Dock) di wilayah Pasarwajo, Kecamatan Pasarwajo dan Kamaru, Kecamatan Lasalimu yang rencananya akan dibangun pada tahun 2021 mendatang.

"Rencana kita akan bangun pada tahun 2021 di Pasarwajo dan Kamaru," kata La Bakry kepada takawanews.com melalui WhatsAppnya, Jumat (28/8/2020) malam.

Baca Juga: Kunker di Desa Waoleona, Bupati Buton Tekankan Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Perbatasan

Pelabuhan apung tersebut lanjut La Bakry, berfungsi untuk menyesuaikan pasang surut air laut dengan tujuan mempermudah aktivitas naik turunnya penumpang maupun barang terutama kapal-kapal dengan tonase rendah, termaksud kapal-kapal nelayan kecil.

Baca Juga: Ketua DPRD Buton Sebut Kepala DPMD Gagal Paham Mengenai Surat Edaran Mendagri Soal Pilkades Serentak

"Pelabuhan apung akan menyesuaikan air pasang maupun surut lebih mudah utk turun naik penumpang maupun barang. Terutama kapal2 dgn tonase rendah. Termaksud kapal2 nelayan kecil," jelas La Bakry.

Baca Juga: Heboh, Segini Harga Penjualan Pulau Pendek di Buton, Kapolres akan Turunkan Tim untuk Investigasi

Politisi Partai Golkar ini berharap, dengan adanya pelabuhan apung tersebut, bisa memudahkan masyarakat khususnya pelaku perjalanan yang menggunakan angkutan laut maupun arus barang dan jasa yang keluar masuk Kabupaten Buton.

Baca Juga: Viral, Pulau Pendek di Buton Dijual Via Situs Online, Ini Kata Bupati

"Harapan kita semua adalah memudahkan masy pelaku perjalanan yg angkutan laut, maupun arus barang dan jasa yg keluar maupun masuk kab buton," pungkasnya.

Baca Juga

Artikel Terbaru