Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak OTK, Satu Anggota Luka di Bagian Kepala

Buton Utara Terkini - Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara dirusak oleh orang tak dikenal (OTK) pada Rabu (2/10/2020) dini hari sekira pukul 00.30 WITA.

Editor: La Ode Ali

BUTON UTARA, - Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara dirusak oleh orang tak dikenal (OTK) pada Rabu (2/10/2020) dini hari sekira pukul 00.30 WITA.

Selain Kantor Polsek Kulisusu, OTK juga merusak Kantor Satlantas dan Kantor Penjagaan Polres Buton Utara.
 
Dari informasi yang dihimpun media ini, akibat insiden tersebut, satu orang Anggota Polsek Kulisusu, BRIPKA Pendi mengalami luka robek dibagian kepala akibat terkena pukulan dari OTK.

Selain itu, sejumlah fasilitas kantor polisi juga dirusak antara lain kaca kantor penjagaan Polsek Kulisusu, 1 unit komputer dan HT (handy talllky), kaca kantor Satlantas, motor Satlantas, meja inventaris, dan mobil Dinas Satlantas Polres Buton Utara.

Kronologis kejadian itu bermula pada Rabu tanggal 21 Oktober 2020, saat BRIPDA Awaludin melakukan pengecekan rumah kost dan mendapati lelaki dan perempuan di kamar kost yang diduga sedang berhubungan badan dan saat itu juga BRIPDA Awaludin langsung mengambil tanda pengenal berupa KTP dari lelaki berinisial KD (warga sipil) dan pasangannya.

Pasca ditemukannya pasangan tersebut, pada Kamis (22/10/2020) sekira pukul 00.00 WITA terjadi keributan di Karaoke Amira Kulisusu antara BRIPDA Awaludin dengan salah satu oknum yang diduga merupakan Anggota TNI. Anggota TNI tersebut diduga masih saudara dari lelaki KD.

Dihari yang sama yaitu Kamis sekira pukul 00.30 WITA terjadilah pengrusakan di kantor polisi tersebut yang diduga dilakukan oleh OTK yang berjumlah sekira 10 orang lebih.

Kejadian pengrusakan tersebut diduga merupakan aksi balas dendam atas kejadian perkelahian di Karaoke Amira Kulisusu dan pengambilan KTP KD.

Sementara itu, Kapolres Buton Utara, AKBP Wasis Santoso mengatakan, persoalan tersebut kini sudah diselesaikan.

"Udah diselesaikan sama anggota, udah-udah, maaf ya," singkatnya saat dihubungi melalui WhatsAppnya, Jumat siang.

Baca Juga

Artikel Terbaru