PAD di Nambo Hanya Harapkan Kompensasi dari Perusahaan

Buton Terkini - Pemerintah Desa (Pemdes) Nambo, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara hanya mengharapkan dana kompensasi dari perusahaan sebagai sumber Pendapatan Asli Desa (PAD).

Editor: La Ode Ali

BUTON, - Pemerintah Desa (Pemdes) Nambo, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara hanya mengharapkan dana kompensasi dari perusahaan sebagai sumber Pendapatan Asli Desa (PAD).

Kepala Desa Nambo, Sarman mengatakan, saat ini ada tiga perusahaan yang melakukan aktifitas penambangan di wilayah administrasinya.

"Kalau yang aktif ini ada tiga perusahaan tapi untuk satu perusahaan baru tahun ini berjalan," katanya saat ditemui di Kantor Desanya beberapa hari lalu.

Disebutkannya, ketiga perusahaan tersebut adalah PT. Karya Mega Buton, PT. Wijaya Karya dan untuk satunya perusahaan yang baru berdiri tahun ini, Sarman belum mengetahui nama dari perusahaan tersebut, hanya saja perusahaan itu adalah milik Mantan Bupati Buton, Samsul Umar Abdul Samiun.

Menurutnya, pihak perusahaan tersebut memberikan kompensasi pada masyarakat berupa uang tunai.

"Itu semacam uang depu, satu ton itu 2500 rupiah untuk dibayar di desa," ungkapnya.

"Diberi di desa setelah itu dari desa menyalurkannya kepada masyarakat, sistemnya juga bagi tunai pada masyarakat," sambungnya.

Perusahaan tambah dia, memberikan kompensasi pada masyarakat tiap kali ada kegiatan bongkar muat.

Tags: pad desa nambo

Baca Juga

Artikel Terbaru